Senin, 06 Oktober 2014

Mengenali dan mengatasi kucing yang keracunan



Hal-hal berikut adalah beberapa faktor penyebab keracunan:

1. Makanan

Makanan/ minuman beralkohol, cokelat, bawang, dll (untuk lebih lengkapnya baca di Makanan yang Berbahaya Bagi Kucing)

2. Chemical/ Bahan-bahan Kimia Rumahtangga

Kucing dapatt menelan bahan kimia beracun dan menjadi sangat sakit dengan cepat. Racun yang umum untuk kucing ialah antibeku. Mereka menyukai rasanya dan akan menjilatnya dari lantai garasi atau genangan air. Antibeku dapat menyebabkan kejang dan jika tertelan cukup banyak, dapat membunuh kucing. Racun umum lainnya ditemukan di sekitar rumah adalah racun tikus, dan semprotan serangga dan perawatan. Jika Anda memperlakukan rumah Anda dengan insektisida sangat penting untuk menjaga kucing Anda jauh dari daerah yang diberi bahan-bahan kimia itu selama beberapa jam. Selain itu, pastikan alat-alat yang digunakan kucing tersebut bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya, cuci dan lap dengan bersih. Barang rumah tangga umum lainnya yang dapat membuat kucing sakit termasuk pemutih, bensin, timah, asam, limbah sampah, detergent, lem, sabun pencuci piring dan cat. Kodok dan salamander juga dapat menyebabkan kucing keracunan. Juga, penting untuk mengingat bahwa jika kucing Anda makan burung, serangga atau tikus yang telah terinfeksi oleh racun, kemungkinan bahwa kucing Anda juga ikut keracunan.

3. Tanaman

Ada tanaman tertentu, pohon-pohon dan semak-semak yang dapat menyebabkan kucing Anda muntah, mengalami dehidrasi dan diare. Kadang-kadang ketika kucing memakantanaman beracun,kucing akan mengeluarkan busa pada mulutnyaatau air liur yang berlebihan akan diikuti dengan kebutuhan untuk minum banyak air. Mulut mereka bisa menjadi merah dan iritasi. Dalam kasus ekstrim, kucing dapat koma dan meninggal.
Tanaman di rumah Anda dapat menimbulkan ancaman bagi kucing Anda. Kadang-kadang kucing bahkan tidak harus menelan tanaman itu. Sebagian besar tanaman menyebabkan iritasi kulit yang sederhana. Reaksi yang lebih serius seperti mengejutkan, pembengkakan mulut dan kelemahan umum yang disebabkan oleh tanaman seperti Boston ivy, pohon anggur panah, caladiums, telinga gajah, daun jantung, lily,tanaman tebu, aloe vera, amaryllis, avocado, azalea, bird of paradise, calla lily, castor bean, corn plant, cyclamen, daffodil, day lily, dieffenbachia, Easter lily, elephant ears, English ivy, gladiolus, holly, hyacinth, hydrangea, iris, kalanchoe, Macadamia nut, mistletoe, narcissus, philodendron, rhododendron, tomato plant, tulip, yew, yucca.
Jika kucing Anda telah menelan sejumlah besar amarilis, ivy, azalea, atau bunga, Anda akan mendapatkan reaksi yang lebih serius. Tanaman ini, antara lain dapat menyebabkan muntah, sakit perut, tremor dan jantung dan penyakit pernapasan. Ini akan perlu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan Anda jika telah tertelan kucing 
Tanaman outdoor juga dapat menimbulkan resiko yang sama seperti tanaman indoor. Gejala ini tidak hanya diare, muntah, dehidrasi, nyeri, dan lemas saja, tapi bisa juga kejang-kejang, sesak nafas, sampai meninggal. Beberapa tanaman itu adalah skunkweed, bunga bakung, foxglove, kacang kastor, tanaman almond, ceri liar,Inggris Holly, bayam, rhubarb, Jasmine, dan pigweed. Tanaman lain yang dapat menyebabkan kucing Anda berhalusinasi adalah  ganja, pala, peyote, dan kemuliaan pagi.
4. Sengatan binatang berbisa
Jika kucing berkelahi ataupun menemukan hewan-hewan ini tanpa sengaja. Sebaiknya hindari memelihara beberapa hewan sekaligus didalan rumah karena dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan. Ular, Scorpion, serangga, kecoa, bekicot, dll terbukti dapat berbahaya bagi kucing apabila kucing kita bertemu dengan mereka.
5. Obat-Obatan Manusia
Jangan sekali-kali memberikan obat-obatan manusia pada kucing kita, karena bukannya sembuh yang ada malah kucing kita akan keracunan. Obat-obatan tersebut antara lain adalah Aspirin, Acetaminophen, paracetamol, xylitol, dll.
Tanda-tanda keracunan :
  1. Vomiting (muntah)
  2. Diarhea
  3. Kejang
  4. Halusinasi
  5. Kesakitan pada bagian perut (abdominal pain)
  6. Koma
  7. Drooling (Keluar air liur)
Penanganan sebelum dibawa ke dokter hewan :
  1. Ketahui penyebab keracunan, termasuk binatang apa yang dimakan atau yang menyengat kucing kita, kalau perlu bawa barang yang kita curigai untuk ditunjukkan.
  2. Apabila kucing kita kejang-kejang, coba tenangkan bila memungkinkan, jauhkan dia dari barang-barang berbahaya, gunakan handuk untuk membungkus tubuhnya dan segera kontak atau bawa ke dokter. Jangan dekatkan jari kita pada bagian mulutnya untuk menghindari kemungkinan tergigit.
  3. Apabila ada bau racun/chemical pada bulunya, coba bersihkan dengan air hangat dan sabun serta siram bagian mulut dengan air untuk menghilangkan sisa racun. Racun yang masih menempel pada bulu akan terus membuat kucing berusaha untuk menjilatnya.
  4. Usahakan menghilangkan racun dari dalam tubuh kucing dengan memaksa kita memuntahkannya. Caranya dengan memberikan hydrogen peroxida 3% dengan dosis 1 sendok teh per pound berat badan kucing, diberikan setiap 10 menit sampai kucing muntah. Maksimum 3 sendok teh per dosis dan maksimum 3 kali pemberian.
  5. Jangan memaksa kucing untuk muntah dengan cara di atas untuk hal-hal berikut; kucing sudah muntah, tidak sadar atau kejang, menelan chemical product seperti acid, alkali, serta household chemical serta gasoline, kucing menelan benda tajam, serta kucing menelan racun lebih dari 2 jam.

Makanan yang baik untuk kucing


Masih banyak orang yang belum menyadari bahwa kucing adalah hewan karnivora sejati atau sempurna, yaitu hewan karnivora yang hanya dapat memproses makanan yang mengandung protein dan lemak untuk menjadi zat yang dibutuhkan seluruh tubuhnya.
Jadi makanan kucing terbaik adalah daging dagingan, ikan, atau sumber protein dan lemak lainnya, itu artinya kucing berbeda dengan hewan karnivora lainnya yang masih bisa memproses karbohidrat seperti doggy atau anjing yang bisa mencerna makanan selain protein.
Apabila kita memelihara kucing jangan pernah memberi makan kucing dengan makanan yang mengandung karbohidrat, karena pencernaan kucing tidak dapat memproses karbohidrat menjadi zat yang dibutuhkan tubuh kucing. Kucing dapat memakan makanan yang mengandung karbohidrat tetapi pencernaannya tidak dapat memproses karbohidrat dengan baik, dan apabila memakan karbohidrat berlebihan dan berlangsung lama dapat menyebabkan kucing obesitas atau kegemukan yang beresiko terkena diabetes.
Banyak orang yang menginginkan kucingnya gemuk, dan mencari cara untuk menggemukkan kucingnya. Kucing gemuk yang sehat adalah kucing yang gemuknya bukan karena karbohidrat, tetapi karena kebutuhan protein dan lemaknya terpenuhi. Makanan kucing terbaik adalah mengandung protein yang seimbang, kelebihan protein juga tidak baik. oleh karena itu kita harus bisa memilih makanan kucing terbaik untuk kucing kita.

Makanan Kucing Terbaik

Memilih Makanan Kucing Terbaik

  • Daging : Daging sapi, daging ayam, daging kelinci, bisa diberikan daging mentah, tapi sebaiknya yang sudah di masak
  • Ikan : Ikan mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk kucing, tetapi jangan terlalu banyak memberikan ikan tuna karena Tingkat asam lemak tak jenuh gandanya cukup tinggi dan dapat menguras asupan vitamin E pada kucing.
  • Kuning Telur : Hanya kuning telurnya saja yang dapat diberikan pada kucing, jangan pernah memberikan putih telur pada kucing.
  • Keju : Keju merupakan sumber protein yang baik untuk kucing, karena terbuat dari susu. Berikan secara bertahap, karena ada beberapa kucing yang tidak cocok diberi keju, apabila diare stop pemberian keju.
Makanan kucing terbaik adalah yang mengandung protein dan nutrisi lainnya yang seimbang. Sekarang ini sudah banyak produsen pembuat makanan kemasan yang memudahkan kita untuk tidak repot repot memasak daging, tetapi piilihlah makanan kemasan untuk kucing yang mengandung gizi seimbang buat kucing, pelajari cara membaca tabel ingridients pada makanan kemasan, karena tidak semua makanan kemasan itu bagus untuk kucing.

cara merawat kucing

Cara Merawat Kucing Peliharaan

 

  • Cara merawat kucing dan Memberi makanan kucing
Memberi makan kucing peliharaan wajib hukumnya, makanan kucing dapat mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh kucing. Berilah makanan kucing yang sehat dan bergizi dan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh kucing.
Pilihlah makanan yang mengandung protein dan vitamin untuk kucing, jangan sembarangan memberi makan kucing karena dapat merusak sistem pencernaan kucing. Kenali makanan yang boleh dimakan kucing atau yang tidak boleh dimakan kucing.
Selain makanan, kucing pun sangat membutuhkan air, karena air sangat penting dalam proses pencernaan kucing, usahakan kucing minum air sesuai kebutuhannya setiap hari dan pastikan kucing anda minum air bersih yang tidak terkontaminasi bakteri. Ganti minuman pada tempat minum kucing setiap hari.
  • Cara Merawat bulu dan kulit kucing
Selain pemberian makanan, cara merawat kucing peliharaan yang cukup penting lagi yaitu perawatan bulu dan kulit kucing, yaitu untuk mencegah penyakit kulit, atau parasit, seperti kutu dan jamur. Apalagi kalo kita memelihara kucing berbulu panjang atau longhair seperti kucing persia. Perawatan pada jenis kucing persia lebih ekstra dari perawatan bulu pada kucing yang berbulu pendek atau short hair , silahkan klik  tips cara merawat kucing persia untuk lebih detailnya.
Perawatan bulu dan kulit kucing yaitu dengan rutin menyisir bulu kucing yang bertujuan merapihkan bulu kucing dan mengangkat bulu bulu mati, bulu mati pada kucing yang jarang atau tidak pernah disisir dapat menyebabkan bulu gimbal pada kucing, bulu kucing yang gimbal dapat menjadi sarang kutu dan jamur pada kucing. Kutu dan jamur merupakan penyebab bulu kucing rontok
Memandikan kucing juga termasuk salah satu cara merawat kucing peliharaan di rumah, karena dapat membersihkan kotoran yang menempel pada bulu dan kulit kulit kucing. memandikan kucing minimalnya  2 minggu sekali, dan apabila bulu kucing sudah terlihat kotor sebaiknya segera dimandikan untuk mencegah peluang penyakit kutu dan jamur. Mandikan kucing dengan shampo kucing yaitu shampo yang dibuat khusus untuk digunakan pada kucing.
  • Sediakan tempat kotoran kucing
Kucing merupakan hewan yang suka kebersihan, sediakan tempat untuk kucing buang kotoran, gunakan tempat atau bak yang terbuat dari plastik agar dapat dicuci atau dibersihkan, sebaiknya isi bak kotoran dengan pasir khusus, seperti pasir zeolite atau pasir gumpal.
  • Menyediakan perlengkapan kucing
Perlengkapan untuk memelihara dan merawat kucing yang perlu kita sediakan yaitu,
  1. Tempat makan dan minum kucing, sebaiknya gunakan yang berbahan stainless dan mempunyai lebih dari satu
  2. Tempat menyimpan makanan kucing apabila memberi makan kucing dry food atau makanan kering
  3. Tempat buang kotoran atau bak pasir
  4. Serok untuk membuang kotoran pada bak pasir
  5. Kandang kucing, yang sesuai dengan ukuran kucing
  6. Pet cargo, keranjang kucing untuk membawa kucing bepergian, seperti ke dokter hewan
  7. Alat alat grooming, seperti sisir, gunting kuku kucing
  8. Shampo kucing
  9. Disinfektan
  10. Kanebo atau handuk untuk mengeringkan bulu kucing
  11. Blower atau Hair dryer
  12. dll
  • Cara merawat kucing agar terhindar dari penyakit
Virus dan bakteri juga menyerang kucing, kucing yang terserang virus dapat beresiko kematian, oleh karena itu cara merawat kucing yang baik itu salah satunya dengan menjaga kucing terhindar dari serangan virus dan bakteri, yaitu dengan melakukan vaksinasi kucing.
  • Vaksinasi kucing
Lakukan vaksinasi kucing sesuai yang dianjurkan oleh dokter hewan. Vaksinasi kucing merupakan tindakan preventif dengan memasukkan agen virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh kucing untuk merangsang kekebalan tubuh dan memperkuat daya tahan tubuh dari serangan virus dan bakteri berbahaya, seperti virus panleukopenia, virus rhinotrachitis, virus calici, virus rabies, bakteri chlamydia, dll.
Anak kucing sebaiknya sudah divaksin pada umur sekitar 8-10 minggu dan diulang pada 1 bulan berikutnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Setelah itu vaksinasi kucing sangat dianjurkan pengulangan setiap tahun. Pada kucing yang belum pernah divaksin dan berumur diatas 6 bulan cukup dilakukan vaksinasi setahun sekali.
Selain vaksinasi, kucing juga perlu asupan vitamin tambahan supaya kucing selalu dalam kondisi sehat. Beri vitamin A, D, E, Lysine, minyak ikan, omega 3, omega 6, dll.

Cara Memilih Kucing Yang Baik dan Sehat


Kucing.. siapa yang tidak kenal dengan hewan lucu dan menggemaskan ini. Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang sering dijumpai di banyak tempat. Kucing juga memiliki jenis- jenisnya sendiri. Kucing yang selalu berada di sekitar rumah kita berbeda jenis dengan kucing –kucing yang di jual di pets shop atau toko hewan. Banyak orang yang senang memelihara kucing, namun ada juga beberapa yang tidak suka kucing atau bahkan alergi terhadap bulunya. Banyak alasan kenapa orang memilih kucing sebagai peliharaannya, mulai dari alasan karena lucu , imut dan menggemaskan, bisa menjadi teman bermain bagi anak- anaknya, bahkan sebagai kepercayaan bahwa kucing itu pembawa hoki. Namun, tahukah anda? Saat hendak membeli kucing di pets hop, atau anda hendak memutuskan untuk memelihara kucing, anda perlu untuk mengetahui cara –cara atau tips bagaimana memilih kucing yang sehat. Memilih kucing memang gampang –gampang susah, karena itu mari kita bahas cara –cara memilih kucing yang baik seperti diantaranya :


1.    Jenis / ras kucing yang akan dipelihara, pilih sesuai dengan keinginan, misal ingin memelihara jenis bulu panjang (contoh : ras Persia) pertimbangkan perawatan hariannya.

2.    Usia kucing yang akan diadopsi/dipelihara. Sebaiknya usia kucing yang akan diadopsi sudah lepas menyusui agar ketika di rumah tidak kesulitan dalam memberikan asupan makanan untuk kucing. Usia ideal kucing sebaiknya sudah berusia minimal 3 bulan (12 minggu). Dengan demikian, secara anatomi, pencernaan kucing sudah mulai bisa menerima pakan lain, selain susu ibunya.

3.    Asal usul jelas, sebaiknya kita mengetahui asal usul kucing sebelum mengadopsinya, bagaimana kita tahu asal usul nya bisa kita tanyakan pada pemilik/penjual kucing yang akan dipelihara. Selain itu dengan mendatangi tempat (asal kucing) dengan informasi yang jelas, seperti lokasi, nomor telepon, sesuai dengan informasi yang kita dapat. Setelah mendapatkan informasi, datangi tempat tersebut, dengan begitu kita bisa menilai kondisi kucing. Apabila kucing yang akan diadopsi adalah kucing pedigree, tanyakan mengenai surat/sertifikat nya.

4.    Status Kesehatan. Terutama imunisasi penyakit yang umum pada kucing seperti Feline Panleukopenia (FPV), Feline Herpes Virus 1 (Feline Rhinotracheitis Virus), Feline Calici Virus dan pengobatan cacing yang rutin.

5.    Penilaian baik secara fisik. Kucing yang terlihat baik memiliki otot kokoh dan kuat, bagian anus tidak kotor, tidak ada cairan atau bahkan cacing yang keluar dari anus. Jika ingin lebih teliti lagi, bagian lubang hidung, telinga dan mulut dalam kondisi bersih.

6.    Kucing merupakan hewan yang suka diajak main, berapapun usianya. Sehingga, ketika memilih kucing, cobalah untuk menilai dari kelincahannya dengan anda ajak kucing bermain. Secara psikis dan fisik, kucing yang suka diajak bermain adalah kucing yang sehat.

Manfaat Tidur Tanpa Bantal

Tidur merupakan waktu yang tepat untuk memulihkan stamina tubuh Anda setelah seharian beraktivitas. Tapi, tidak semua orang dapat tidur berkualitas. Salah satu cara untuk mendapatkan tidur yang berkualitas adalah tidur tanpa menggunakan bantal. Penelitian membuktikan bahwa ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan tidur tanpa bantal.

Berikut manfaat yang dapat Anda dapatkan dengan tidur tanpa bantal:

1. Mengurangi Rasa Lelah Dengan Cepat

Dengan tidur tanpa menggunakan bantal akan menghilangkan rasa lelah dengan cepat. Jika anda memiliki rasa lelah yang berlebih pada otot, coba saja tidur tanpa bantal, maka rasa lelah itupun akan dengan cepat hilang. Ini dikarenakan saat tidur tanpa bantal tubuh menjadi lurus dan rileks, dan mempermudah darah mengalir di seluruh tubuh.

2. Tidur Lebih Nyenyak

Tidur dengan tanpa bantal memang sepertinya tidak mengenakan kalau belum terbiasa. Tapi, sebenarnya tidur tanpa menggunakan bantal dapat memberikan kualitas tidur yang baik, karena tubuh ada pada posisi normal dan tidak tinggi seperti menggunakan bantal.

3. Mencegah Kerutan Pada Wajah

Tidur tanpa bantal dapat memberikan kesehatan kulit wajah dan mengencangkan kulit wajah. Karena ketika tidak menggunakan bantal, wajah tidak akan menekan pada bantal yang dapat menyebabkan kerutan-kerutan pada wajah.

4. Baik Untuk Tulang Punggung

Selain itu, ternyata tidur tanpa bantal baik untuk kesehatan punggung. Tidur tanpa bantal memperbolehkan tulang punggung untuk sepenuhnya beristirahat dengan lekukan tubuh yang natural pada tempatnya. Ketika kita tidur dengan menggunakan bantal yang tebal, tulang punggung mengalami perubahan lokasi dan mungkin akan menyebabkan sakit punggung keesokan paginya. Jadi, tidur dengan tidak menggunakan bantal adalah obat terbaik untuk sakit punggung.

5. Dapat Mengurangi dan Mencegah Sakit Pada Belakang Leher

Selain baik untuk tulang punggung, tidur tanpa bantal juga baik untuk leher kita. Khusus bagi anda yang suka internetan lama-lama atau kerja di kantor yang hanya berhadapan terus dengan komputer, tentu bukan hal yang asing lagi jika anda menderita sakit leher, terutama bagian belakangnya. Ini karena faktor kelelahan dan faktor darah yang tidak mengalir dengan lancar. Nah, dengan tidur tanpa bantal, akan mengurangi rasa sakit pada leher dan anda akan menjadi lebih segar.

Minggu, 05 Oktober 2014

Definisi Pemuda Jaman Gadget



Jaman sekarang memang jaman edan. definisi pemuda jaman sekaran sangatlah berbeda dengan jaman dahulu. Perbedaan generasi menghasilkan perbedaan kebiasaaan. Sehingga menghasilkan ciri yang berbeda pada setiap generasi. Sebagai contoh jika generasi pendahulu untuk makan mereka berdoa terlebih dahulu. Pada masa kini berfoto sebelum makan menjadi lebih lumrah daripada berdoa.

Sebetulnya siapa sih yang disebut generasi jaman sekarang, generasi ini adalah generasi yang sedang duduk di bangku sekolah yang berseragam putih abu-abu. Karen generasi ini adalah generasi yang akan menjawab semua tantangan pada masa depan. Ada beberapa fakta unik mengenai definisi pemuda pada jaman gadget ini.

1. Pacaran adalah tujuan hidup

Jika dahulu perpustakaan adalah teman setia untuk menjelajah dunia tanpa seseorang, atau bahkan tempat menemukan seseorang. Masa kini hal tersebut sudah ditinggalkan. Gaya hidup nongkrong di mall menjadi keseharian. Tetapi tidak hanya itu kalo nongkrongnya ga da pacar ya ga asik. Punya pacar menjadi sebuah keharusan jika tidak ingin dicap jomblo atau galau. Ga punya pacar brarti menjadi ejekan bagi teman-taman sekitar dan kadang membuat seseorang menjadi stress.

2. Ga bisa lepas dari yang namanya gadget

Biasanya orang dulu bangun tidur itu langsung ingin mencari udara segar. Tetapi sekarang yang pertama dicari pada saat bangun tidur adalah gadget. Saking terobsesinya dengan gadget, lebih baik dompet tertinggal daripada gadget yang tertinggal. Lebih baik tidak makan daripada tidak nemu colokan buat ngecas gadget. Ini semua efek samping dari banyaknya sosial media. Sampai-sampai komunikasi langsung menjadi jarang. Generasi masa kini lebih senang ngobrol dengan gadget daripada ngomong sama orang.

3. Ga galau ga keren

Dilema anak masakini adalah kebimbangan untuk memilih. Galau itu ga selalu masalah cinta. Kadang untuk menetukan pilihan belanja, jalan-jalan, maupun makan sama sekali tidak bisa memilih dengan cepat dan pasti. Pemuda masa kini sangat ingin variasi dalam hidupnya tidak bisa hidup monoton. Mudah sekali merasa bosan dengan sesuatu hal dan merasa galau.

4. Serba instan

Jaman sekarang mana ada sih yang mau repot, semuaingin serba mudah, hidup itu harus kaya indomie yang instant. Kalo bisa ga keluar rumah ya ga keluar. Kalo bisa pake taksi ga usah pake angkot. Kalo ga perlu jalan ya ga usah jalan. Ini akibatnya adalah membuat generas muda menjadi pemalas dan obesitas.

5. Penuh Penyesalan

Penyesalan yang selalu terjadi di belakang. Generasi masa kini sering melakukan sesuatu tanpa berpikir yang akhirnya timbul penyesalan. Melanggar aturan seenaknya tanpa berpikir resikonya. Kebiasaannya ngelakuin dulu baru mikir. Utuk beberapa hal itu bisa benar tetapi untuk banyak hal perbuatan tersebut dapat menjerumuskan ke kehancuran diri yang tidak dapat diperbaiki.